SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Kasus dugaan penelantaran pasien di Rumah Sakit Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, tengah menjadi sorotan publik. Seorang pasien bernama Santi Pardede, yang merupakan korban tabrak lari, dilaporkan mengalami muntah-muntah namun tidak ditangani oleh dokter yang piket.
Santi Pardede, warga Tapian Marsuksang, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun dirawat di Rumah Sakit Balimbingan setelah menjadi korban tabrak lari. Pasien mengalami muntah-muntah, namun tidak ditangani oleh dokter yang piket pada saat itu.
Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi ke rumah sakit, mereka tidak menemukan Humas Internal Rumah Sakit yang bernama Girsang, dan panggilan telepon serta pesan singkat tidak dijawab.
Muntah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti⊃1;:
– *Gangguan Pencernaan*: sakit maag, GERD, tukak lambung, gastritis, radang kerongkongan
– *Infeksi*: gastroenteritis, demam tifoid, infeksi saluran kemih
– *Cedera Kepala*: gegar otak
– *Keracunan Makanan*: mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau racun
Warga Tanah Jawa, L. Simbolon, menuntut agar Rumah Sakit Balimbingan membuka rekaman CCTV untuk mengkroscek kasus ini. Selain itu, mereka juga meminta Bupati Simalungun untuk melakukan inspeksi ke rumah sakit guna memastikan bahwa rumah sakit bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. (NSi)







