SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Pekerjaan bangunan di Desa Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, yang menggunakan dana desa tahun 2025 menuai kecurigaan warga terkait dugaan korupsi.
Pasalnya, proyek pembangunan plat daiker dan tembok penahan tanah tidak dilengkapi dengan papan plang yang seharusnya menampilkan informasi tentang proyek tersebut, seperti jumlah dana yang digunakan, panjang, lebar, dan tinggi.
Warga Desa Baja Dolok yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa tidak adanya papan plang tersebut menimbulkan dugaan bahwa kepala desa terlibat dalam korupsi.
“Kalau pekerjaan kan harus ada planknya supaya masyarakat tahu berapa jumlah dananya, panjang, lebar dan tingginya berapa,” katanya.
Kepala Desa Baja Dolok, Jumawan, tidak dapat dihubungi untuk memberikan konfirmasi, karena nomor selulernya tidak aktif dan tidak membalas pesan singkat.
Camat Tanah Jawa, Maryaman Samosir, juga tidak menanggapi permintaan komentar melalui selulernya meskipun sudah dilihat.
Warga meminta Inspektorat Kabupaten Simalungun untuk melakukan pemeriksaan atas pekerjaan tersebut agar transparansi dan penggunaan dana desa dapat dipertanggungjawabkan. (NSI)







