SIANTAR I DIAN24NEW.com
Puluhan massa dari Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) dan Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kota Pematangsiantar menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Wali Kota Pematangsiantar pada Jumat, 3 Oktober 2025, pagi. Aksi ini digelar sebagai bentuk dorongan sekaligus kritik terhadap kinerja Wali Kota Pematangsiantar yang dinilai belum sepenuhnya merealisasikan janji politik dan program pembangunan.
Massa menyampaikan sejumlah tuntutan yang langsung diserahkan kepada pihak Pemerintah Kota Pematangsiantar. Ketua IPA Al Washliyah Pematangsiantar, Ahmad Nurdin, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan upaya untuk mengawal jalannya pemerintahan agar tetap pro terhadap kepentingan rakyat. “Kami menuntut agar Wali Kota tidak menutup mata terhadap aspirasi masyarakat. Apa yang dijanjikan saat kampanye harus benar-benar diwujudkan, bukan hanya sekadar janji,” ujarnya.
Adapun tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut antara lain mendukung program Wali Kota yang pro terhadap rakyat kecil, mendorong pemerintah agar terus memperjuangkan hak-hak masyarakat, serta mendesak percepatan pembangunan jalan lingkar luar (outer ring road) untuk mengurai kemacetan. Massa juga menekankan pentingnya pemanfaatan Terminal Tanjung Pinggir agar berfungsi maksimal, peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit daerah, serta percepatan perobohan gedung TV Pasar Horas untuk kemudian merelokasi pedagang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar, Junaidi Sitanggang, yang menerima perwakilan massa, menyampaikan apresiasi terhadap penyampaian aspirasi secara damai. Menurutnya, pemerintah kota menghormati seluruh masukan masyarakat, termasuk tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut. “Pemerintah kota terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Semua masukan akan kita tindaklanjuti sesuai aturan dan kemampuan daerah,” ujarnya.
Aksi berlangsung damai, diterima baik oleh Pemkot Pematangsiantar, serta mendapat pengawalan aparat keamanan. Massa juga menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan makanan kepada warga yang melintas di sekitar lokasi aksi (js)







