Model
Peristiwa

Saat Siantar Mencekam Dilanda Kerusuhan dan Perampokan Kotak Suara Pemilu Dalam Sispamkota

105
×

Saat Siantar Mencekam Dilanda Kerusuhan dan Perampokan Kotak Suara Pemilu Dalam Sispamkota

Sebarkan artikel ini

SIANTAR – DIAN24NEW  

Kerusuhan pecah di depan BalaiKota, Jalan Merdeka, Kota Pematang Siantar.Sekelompok massa yang berunjuk rasa di kantor KPU Kota Pematang Siantar bertindak anarkis dan lemparan batu, karena berusaha merangsek menerobos barisan personel keamanan yang dilengkapi  dengan peralatan anti huru hara. Namun , aksi tersebut berhasil diredam dengan mengamankan beberapa orang yang dianggap provokator. Situasi chaos itu bukan sebenarnya, namun merupakan rangkaian simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) jelang pemilu 2024, Kamis (12/10/2023).

Pada simulasi pengamanan saat Pemilu tersebut, ada dua skenario yang telah dirancang sedemikian rupa. Pertama, warga yang memaksa menggunakan hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 di Jalan Pepaya Kelurahan Sukamaju Kecamatan Siantar Marihat. Padahal warga tersebut tidak memiliki formulir C6 sebagai syarat menggunakan hak pilih di TPS. Sehingga, sempat terjadi keributan yang akhirnya dapat diselesaikan petugas, PPK, Kapolsek, dan camat.

Baca Juga  Pemkot Pematangsiantar dan BI Gelar Gerakan Pangan Murah dan Serunai 2025

Selanjutnya, melalui simulasi yang diperagakan personel Polres Siantar, dan Satpol PP, itu, ada upaya perampokan kotak suara yang dibawa dari TPS ke kantor PPS. Namun, kotak suara itu berhasil ditemukan personel Polres  dan menangkap pelakunya di Jalan Gereja Kecamatan Siantar Selatan. 

Sementara, skenario kedua, aksi unjuk rasa di Kantor KPU  Siantar., massa menolak hasil perhitungan suara salah satu calon presiden, dan menuding ada penggelembungan suara pada calon presiden lainnya.

Awalnya aksi unjuk rasa berlangsung damai dan tertib. Namun kemudian terjadi tindakan anarkis, seperti lemparan batu. Personel Polres Siantar menunjukkan tahap-tahap pengamanan, termasuk meminta bantuan dari Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut). Sementara,  provokator diamankan dan massa mundur serta membubarkan diri 

Kapolres  Siantar AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, simulasi yang dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerusuhan dalam setiap tahapan Pemilu serentak  2024 yang juga menjadi perhatian dunia internasional.  Untuk itu, suksesnya Pemilu tergantung kepada pihak yang terlibat. Termasuk peran TNI-Polri dalam rangka pengamanan Kamtibmas

Baca Juga  Kapolres Samosir : Bela Negara Harus Diwujudkan dalam Tindakan Nyata

“Perlu disikapi dan diantisipasi hal-hal yang  bisa mengganggu Kamtibmas. Meski sejauh ini trennya masih positif dan kondusif,” tukas AKBP Yogen sembari mengatakan simulasi itu  sebagai upaya kesiapsiagaan petugas di lapangan selama pelaksanaan Pemilu. 

Wali Kota  Siantar dr Susanti Dewayani SpA yang turut menyaksikan simulasi  mengatakan, kegiatan tersebut diharap dapat  bermanfaat bagi masyarakat Kota Siantar. Apalagi sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kesiapan Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024 harus dapat dilaksanakan secara optimal.

“Sebentar lagi, juga akan dilaksanakan  pengamanan Natal dan Tahun Baru. Sehingga volume aktivitas akan meningkat,” kata dr Susanti sembari mendaur pernyataan  Presiden agar menghindari  polarisasi masyarakat serta meminimalkan politik identitas yang mengarah ke SARA.

Wali Kota memahami bahwa, menjelang Pemilu suhu politik semakin memanas dan rentan terjadi gesekan. Namun gangguan tersebut diyakini dapat dicegah dan diantisipasi. Sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga, serta masyarakat merasa aman dan nyaman.

Baca Juga  Aksi Humanis Satpol PP Bongkar Satu Kios di Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan di Apresiasi

Lebih lanjut, Wali Kota berharap kepada  seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan agar bisa melakukan deteksi dini dan mengetahui dinamika yang berkembang di masyarakat. Sehingga, gangguan Kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini. Termasuk mencegah aksi terorisme dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Pemilu.

“Keberhasilan Pemilu merupakan hasil kerja sama, sinergitas, dan kolaborasi semua pihak. Semoga Pemilu berjalan sukses dan lancar,” pungkas dr Susanti mengakhiri.

Sementara, simulasi  juga turut dihadiri Ketua DPRD Kota Siantar diwakili Baren Alijoyo Purba, mewakili Dandenpom I/1 Pematang Siantar, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Siantar, dari Pengadilan Negeri (PN) Kota Siantar, dan jajaran Polresta Siantar. 

 

 

Editor.       :      Taman Haloho