Model
EkonomiInternasionalKriminalMingguanNasionalPeristiwaRegionalTeknologiUncategorized

Janda Pencari Sapu Lidi Tertipu Rp 8,5 Juta, Pelaku Berkedok Raffi Ahmad

387
×

Janda Pencari Sapu Lidi Tertipu Rp 8,5 Juta, Pelaku Berkedok Raffi Ahmad

Sebarkan artikel ini

ASAHAN I DIAN24NEW.COM
Iin (paruh baya), janda pencari sapu lidi, warga Desa Pulau Rakyat Tua, jadi korban penipuan berkedok hadiah artis Raffi Ahmad

Seorang wanita paruh baya warga Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan Jum’at (13/3/26) sore menjadi korban penipuan yang modusnya mengatas namakan artis Raffi Ahmad. Korban mengalami total kerugian hingga Rp 8,5 juta.

Penipuan ini bermula waktu korban Iin mendapat panggilan telepon dari seseorang yang mengatasnamakan Raffi Ahmad menginformasikan bahwa korban mendapat hadiah uang. Pelaku kemudian meminta korban datang ke BRI Link untuk memberikan nomor rekening dari si penelepon.

“Setelah uang ditransfer oleh BRI Link sebesar Rp 8,5 juta, si penelepon minta ditransfer lagi uang sebesar Rp 6,5 juta”, ungkapnya.

Baca Juga  Soal Cafe di Tiga Kecamatan Simalungun Disorot, Kasat Pol PP: Laporan Pangulu dan Camat Belum Ada

Saat minta uang transferan kedua kalinya korban mulai terdetak hatinya dan menyadari dirinya merasa tertipu. Sedangkan uang yang sudah terkirim ke TOKOPEDIA melalui BRIVA
belum dibayarkan ke kasir BRILink, dan korban tidak memiliki uang sebesar itu.

“Tadinya saya berpikir dia (si penelepon) yang mau mentransfer saya, kok jadinya saya yang mentransfer ke dia”, ungkap korban.

Sementara itu Agen BRI Ling Andi Ponsel membenarkan uang sebesar Rp 8,5 juta sudah transaksi melalui BRIVA ke TOKOPEDIA sebesar Rp 85 juta, namun korban belum menyerahkan uangnya ke kasir BRILink.

“Kami minta pertanggungjawaban uang kami yang sudah terkirim dikembalikan”, ujar kasir BRI Link Adi Ponsel.

Baca Juga  Polsek Pulau Raja Gerak Cepat Tangani Laporan Maraknya Narkoba di Dusun IV Sibayak

Sementara korban yang merupakan seorang janda sehari-hari mencari sapu lidi pasrah dengan musibah yang terjadi karena ia tidak memiliki uang pengganti. (***)