Model
SimalungunEkonomiNasionalPeristiwaPolitikRegionalSeremonialTeknologiUncategorized

Camat Dolok Batu Nanggar Klarifikasi Isu “Penelantaran” Pasar Relokasi Serbelawan: 131 Kios Siap, Pedagang Belum Menempati

58
×

Camat Dolok Batu Nanggar Klarifikasi Isu “Penelantaran” Pasar Relokasi Serbelawan: 131 Kios Siap, Pedagang Belum Menempati

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN I DIAN24NEW.COM
Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan di media daring yang menyebut Bupati Simalungun bersama Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar menelantarkan bangunan relokasi Pasar Serbelawan.

Dalam pernyataannya Jumat 3/7/2026, Siti Aminah menegaskan informasi tersebut tidak sesuai fakta di lapangan. Pemkab Simalungun bersama pemerintah kecamatan justru telah merespons cepat permintaan pedagang pasca kebakaran Pasar Serbelawan.

“Pasca musibah kebakaran, para pedagang memohon dibangunkan tempat relokasi agar bisa kembali berdagang menjelang Idulfitri 1447 H/2026. Pemerintah segera merespons dengan membangun lokasi relokasi yang layak dan representatif,” ujar Siti Aminah.

Bangunan relokasi yang telah selesai dibangun Pemkab Simalungun dan diserahterimakan ke Kecamatan Dolok Batu Nanggar terdiri dari 131 unit kios.

Baca Juga  Ketua TP PKK Simalungun Ny. Darmawati Hadiri Women Program APKASI 2026: Perempuan Jadi Kunci Daya Saing Daerah

Seluruh kios sudah dilengkapi fasilitas penunjang: jaringan listrik, air bersih, sarana sanitasi, serta tata letak lingkungan yang bebas dari genangan dan banjir.

Siti Aminah merinci, pemerintah kecamatan telah melakukan serangkaian sosialisasi dan rapat koordinasi dengan pedagang.

1. 4 Februari 2026: Pertemuan khusus dengan pedagang kain membahas tata cara pembagian unit kios.
2. 6 Februari 2026: Peninjauan lokasi dan pembagian kios melalui sistem undian nomor. Sebagian pedagang sempat keberatan karena ingin posisi sama dengan di pasar lama.
3. 13 Februari 2026: Rakor lanjutan bersama pedagang dan Forkopimca. Hasilnya, dicapai kesepakatan dan pedagang menyetujui hasil pembagian kios.

“Setelah kesepakatan itu tercapai, kami berharap para pedagang segera menempati. Namun hingga saat ini sebagian besar kios belum juga ditempati,” jelas Siti Aminah.

Baca Juga  Pimpin Apel Gabungan, Bupati Simalungun: Tingkatkan Kerjasama dalam Melaksanakan Tugas

Untuk mempercepat penyelesaian, Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar akan kembali menggelar rapat koordinasi bersama pedagang pada Senin, 6 Juli 2026 guna mencari solusi terbaik agar relokasi segera difungsikan.

Darma Saragih selaku pengelola Pasar Serbelawan membenarkan upaya pemerintah kecamatan mendorong pemanfaatan bangunan relokasi.

“Kami senantiasa membuka akses gerbang bangunan relokasi dan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas,” ujar Darma.

Ia juga membantah isu yang menyebut bangunan relokasi dijadikan lokasi kegiatan negatif. “Sama sekali tidak benar. Kami terus melakukan pemantauan dan penjagaan secara rutin di lokasi tersebut,” tegasnya.

Pemerintah Kecamatan Dolok Batu Nanggar mengimbau masyarakat menyikapi informasi dengan bijak dan merujuk pada fakta.

Baca Juga  Bupati RHS : Dinas PMPTSP Merupakan Roh dan Pintu Masuknya Investor yang Ingin Berinvestasi ke Simalungun

Seluruh pihak diharapkan mendukung upaya pemerintah mengembalikan roda perekonomian dan aktivitas perdagangan di Pasar Serbelawan, demi kesejahteraan pedagang dan kepentingan masyarakat luas.

Dengan 131 kios relokasi yang sudah siap, Pemkab Simalungun berharap Pasar Serbelawan bisa segera beroperasi kembali sebagai pusat ekonomi di Dolok Batu Nanggar. (ril/th)