SIMALUNGUN I DIAN24NEW.com
Kasus pembunuhan Jonres Sinaga masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Orang tua korban, Henri Sinaga, mengungkapkan kekecewaannya karena BAP saksi kunci kasus pembunuhan anaknya, bernama Dwi Andini hilang atau senagaja dihilangkan, ada apa Polsek Tanah Jawa..?
Henri Sinaga menduga adanya permainan pihak Polsek untuk menutupi kasus pembunuhan anaknya. Pihak Propam, Irwasda, dan Irwasum Mabes Polri turun tangan untuk mengusut kasus ini.
Polres Simalungun memeriksa kembali 6 orang saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan Jonres Sinaga.
Henri Sinaga meminta Presiden Indonesia atau Kapolri untuk turun tangan dan menyelesaikan kasus pembunuhan anaknya.
Keluarga korban ingin mengetahui identitas pembunuh anaknya dan agar kasus ini segera diselesaikan
BAP merupakan dokumen penting dalam proses hukum yang mencatat keterangan saksi atau tersangka.
BAP dapat menjadi alat bukti yang sah dalam persidangan dan membantu mengungkap fakta-fakta kasus
Jauli Manalu selaku Kuasa Hukum keluarga korban membeberkan bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap saksi kunci Dwi Andini dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Jonres Marinda Sinaga hilang di Polres Simalungun.
Raibnya berkas tersebut dinilai Jauli Manalu sebagai sebuah kesengajaan oleh polisi untuk mengaburkan fakta bahwa Jonres Marinda Sinaga dibunuh, serta menebas pernyataan profesional dari Kasatreskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang.
“Saya di Polres Simalungun saat ini. Bisa pula BAP saksi kunci hilang. Kata Kasatreskrim kemarin profesional. Kami sudah mencium aroma kuat bahwa Jonres Sinaga dibunuh bukan meninggal begitu saja,” ungkapnya lewat panggilan aplikasi perpesanan, kepada wartawan Rabu (20/8/2025) siang.
Ia pun mengungkap bahwa ada pengalihan jalan yang ditunjukkan saksi menuju TKP serta soal utang piutang yang dilakukan korban sebelum ditemukan tewas di Ladang Sawit pada 22 April 2025 di ladang sawit kawasan simpang Nagojor Tanah Jawa sehingga ia mengasumsikan bahwa Jonres Sinaga dibunuh lalu dibuang ke lokasi ditemukan.
Jauli Manalu, SH, meminta Kapolda Sumatera Utara untuk menanggapi kasus ini dan mengusut tuntas
Sementara itu, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang yang dihubungi wartawan belum memberikan keterangan soal hilangnya BAP saksi kunci dalam kasus meninggalnya Jonres Sinaga.
Sedangkan Kasatreskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang menanyakan kembali kepada wartawan milik siapa yang hilang dan segera akan mengecek.
“BAP siapa yang hilang. Saya akan cek segera,” jawabnya.(NSI)







